Cara Mengajukan Klaim Asuransi Jiwa Karena Meninggal Dunia

Kesadaran akan pentingnya asuransi jiwa saat ini semakin tinggi. Masyarakat mulai menyadari pentingnya perlindungan terutama bagi keluarga. Berbicara tentang asuransi jiwa memang bukanlah hal yang mudah, karena sama saja dengan membicarakan hal seputar kematian atau cacat permanen. Bagaimana pun, kematian pasti terjadi kepada setiap makhluk yang bernapas termasuk manusia, yang tidak pasti tentang kematian hanyalah waktu kedatangannya. Mengiringi perkembangan zaman, mendaftar asuransi jiwa saat ini sangatlah mudah. Bukan hanya itu klaim asuransi jiwa pun kini tidak lagi perlu menunggu waktu lama dengan surat-surat yang rumit dan banyak. 

Sebelum mengetahui cara mengklaim asuransi jiwa, sebaiknya anda memahami lebih dahulu pengertian dari asuransi jiwa itu sendiri. Asuransi jiwa adalah pertanggungan atas kerugian finansial yang diberikan oleh perusahaan asuransi sebagai penanggung apabila kondisi yang tidak diinginkan terjadi kepada yang tertanggung seperti kematian terlalu dini, kecacatan permanen, dan hidup terlalu lama.

 

Cara mengajukan klaim asuransi jiwa apabila yang tertanggung meninggal dunia

Jika mengajukan klaim dikarenakan yang tertanggung meninggal dunia, tentu yang tertanggung sudah tidak lagi dapat mengurus klaim. Maka, klaim akan diurus oleh ahli waris atau keluarga yang bersangkutan, karenanya penting bagi seluruh anggota keluarga untuk mengetahui bagaimana cara mengurus klaim asuransi jiwa milik tertanggung. 

Pada perkembangannya klaim asuransi jiwa saat ini sudah cukup mudah, namun pemahaman yang kurang dari pihak tertanggung membuat proses ini seolah sulit dan berbelit-belit. Untuk memudahkan anda dalam proses pengajuan klaim, siapkanlah berkas-berkas berikut ini:

  1. Surat kematian dari pemerintah daerah setempat yang berisi data kapan, dimana dan penyebab kematian tertanggung.
  2. Polis dan endorsement
  3. Fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) dari keluarga atau ahli waris yang menerima uang pertanggungan.
  4. Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi.
  5. Surat keterangan dari rumah sakit atau dokter mengenai penyebab kematian tertanggung.
  6. Jika yang tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan sertakan surat keterangan kepolisian asli.

Langkah-langkah mengajukan klaim asuransi jiwa adalah sebagai berikut:

  1. Beritahukan kepada pihak asuransi bahwa tertanggung telah meninggal, dan sertakan salinan surat kematian dari rumah duka atau lembaga pemerintahan setempat. Sertakan pula nomor polis, status polis, jenis asuransi yang digunakan, informasi lainnya yang sekiranya dibutuhkan.
  2. Kemudian, perusahaan akan mengirimkan formulir klaim akibat meninggal dunia. Isilah data yang diperlukan dengan sebenar-benarnya
  3. Sertakan berkas-berkas yang telah anda siapkan sebelumnya
  4. Setelah anda melengkapi formulir serta melampirkan berkas-berkas, pihak asuransi akan mulai menganalisis dan memproses klaim. Proses ini memakan cukup banyak waktu, karena pihak asuransi harus benar-benar memastikan penyebab kematian termasuk dalam kondisi yang ditanggung. 
  5. Apabila klaim anda diterima dan sah, pihak asuransi akan segera melakukan perhitungan uang pertanggungan yang akan diberikan.
  6. Proses terakhir adalah penyerahan uang tanggungan kepada yang mengajukan klaim. 

Demikian penjelasan singkat mengenai tata cara pengajuan klaim asuransi jiwa dikarenakan meninggal dunia. Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut tentang tata cara mengajukan klaim asuransi jiwa, anda dapat mengunjungi https://www.cekaja.com/asuransi-jiwa.