Bagi Kamu yang Baru Lulus, Pelajari Dulu Kartu Pra Kerja

Pekerjaan menjadi salah satu hal penting bagi kehidupan setiap orang. Mengapa? Karena untuk dapat memenuhi seluruh kebutuhan hidup, maka setiap orang harus memiliki penghasilan yang setidaknya terbilang mapan. Akan tetapi pada kenyataannya, masih banyak masyarakat Indonesia yang mengeluh akibat sulitnya mencari pekerjaan.

Pada dasarnya lowongan kerja yang dibuka di Indonesia terbilang banyak dan tersebar di setiap wilayah, namun memiliki proses yang cukup panjang dan dilengkapi dengan persyaratan yang terkadang dinilai memberatkan. Mengapa hal tersebut terjadi? Karena setiap perusahaan tentunya tidak akan merekrut sembarangan orang untuk dijadikan sebagai karyawan, melainkan hanya akan memilih kandidat dengan kualitas yang baik sesuai dengan kriteria yang dimiliki perusahaan.

Hal ini lah yang menyebabkan proses seleksi menjadi banyak menyita waktu dan menjadi salah satu alasan mengapa masih terdapat banyak pengangguran di negara kita. Namun bagi kamu yang hingga kini masih mengganggur, tentunya sudah tidak perlu khawatir. Karena Bapak Presiden Jokowi yang tidak lain adalah paslon dari nomor urut 1 memiliki rencana untuk meluncurkan Kartu Pra Kerja.

Lalu, apakah yang dimaksud dengan Kartu Pra Kerja? Awal mula isu ini muncul, terdapat banyak asumsi yang salah dari masyarakat karena menganggap bahwa kartu pra kerja digunakan untuk menggaji para pengangguran. Oleh karena itu isu ini menciptakan cukup banyak pro dan kontra.

Pada dasarnya, Kartu Pra Kerja diberikan kepada para anak muda yang baru tamat dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengan Kejuruan (SMK), serta para lulusan perguruan tinggi yang akan mencari pekerjaan. Jadi, tidak semua orang bisa dengan mudah memiliki Kartu Pra Kerja melainkan harus dapat memenuhi beberapa karakteristik yang telah ditentukan.

Salah satu tujuan utama dalam peluncuran Kartu Pra Kerja adalah agar para lulusan sekolah bisa mendapatkan program pelatihan keterampilan atau yang biasa disebut dengan vocational training. Oleh karena itu uang yang diberikan pun tidak secara cuma-cuma melainkan memang memiliki fungsi yang tepat untuk membantu mengurangi tingginya tingkat pengangguran di Indonesia.

Melalui Kartu Pra Kerja, para lulusan sekolah maupun perguruan tinggi dapat mengasah bidang ilmu dan memiliki berbagai keterampilan untuk memudahkan kamu untuk mendapatkan pekerjaan. Selain itu, dalam hal waktu, Kartu Pra Kerja terbilang terbatas karena memiliki kurun waktu tertentu, yaitu sekitar 6-12 bulan.

Tujuan dari diberlakukannya kurun waktu pada pemberian dana insentif Kartu Pra Kerja adalah untuk dapat memicu agar para pemegang Kartu Pra Kerja menjadi lebih semangat untuk mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu Kartu Pra Kerja bukanlah sebagai kartu yang digunakan untuk menggaji para pengangguran, melainkan sebagai salah satu fasilitas yang diberikan oleh pemerintah kepada para pencari kerja untuk dapat mengeksplor kemampuan dan keterampilannya demi mendapatkan pekerjaan.

Diharapkan dengan adanya Kartu Pra Kerja, tidak ada lagi hambatan dalam mencari kerja yang disebabkan oleh kurangnya keterampilan yang dimiliki, atau bahkan dikarenakan kesulitan dalam bidang ekonomi. Karena dalam proses melamar kerja tentunya tidak dapat dipungkiri bahwa membutuhkan dana untuk proses memenuhi kelengkapan berkas hingga uang transportasi yang harus ditanggung oleh masing-masing peserta rekrutmen.

Untuk itu, bagi kamu yang sebentar lagi akan lulus atau bahkan sudah lulus namun belum mendapat pekerjaan, kamu harus mencari banyak informasi tentang rencana pembuatan Kartu Pra Kerja untuk dapat memudahkan kamu dalam mengasah keterampilan demi mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang kamu. Selamat mencoba!

Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Kartu Pra Kerja, kamu dapat membacanya melalui artikel berikut ini: https://www.cekaja.com/info/mengenal-kartu-pra-kerja-janji-baru-joko-widodo/

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *